Permintaan sederhana
tawaku terlihat tangisku didalam
kamu hanya senang luar
luarku terang dalamku kelam
kamu benci malam
Malamku berteman venus
galaksi kau minta
jalanku tidak lah lurus
kau tolak atas nama cinta
Yang aku minta
bukan apa apa
hanya hati ikut kembara
harap temukan savana.
(abis dengerin "Virus", Slank)
31 Oktober 2001
-dek_rrida-
*numpang diposting*
30 Oktober 2001
29 Oktober 2001
aku mencintaimu tanpa tahu mengapa, atau kapan, atau darimana
aku mencintaimu lurus, tanpa macam-macam tanpa kebanggaan
demikianlah aku mencintaimu karena aku tak tahu cara lainnya
dan ini dimana aku tiada, juga kau
begitu dekat sehingga tanganmu di dadaku adalah tanganku
begitu dekat sehingga ketika matamu terpejam akupun jatuh tertidur
-Pablo Neruda
nyoba2 nerjemahin sonetanya neruda bareng ting
aku mencintaimu lurus, tanpa macam-macam tanpa kebanggaan
demikianlah aku mencintaimu karena aku tak tahu cara lainnya
dan ini dimana aku tiada, juga kau
begitu dekat sehingga tanganmu di dadaku adalah tanganku
begitu dekat sehingga ketika matamu terpejam akupun jatuh tertidur
-Pablo Neruda
nyoba2 nerjemahin sonetanya neruda bareng ting
28 Oktober 2001
Sonnets XVII
I do not love you as if you were salt-rose, or topaz,
or the arrow of carnations the fire shoots off.
I love you as certain dark things are to be loved,
in secret, between the shadow and the soul.
I love you as the plant that never blooms
but carries in itself the light of hidden flowers;
thanks to your love a certain solid fragrance,
risen from the earth, lives darkly in my body.
I love you without knowing how, or when, or from where.
I love you straightforwardly, without complexities or pride;
so I love you because I know no other way
than this: where I does not exist, nor you,
so close that your hand on my chest is my hand,
so close that your eyes close as I fall asleep.
Pablo Neruda
I do not love you as if you were salt-rose, or topaz,
or the arrow of carnations the fire shoots off.
I love you as certain dark things are to be loved,
in secret, between the shadow and the soul.
I love you as the plant that never blooms
but carries in itself the light of hidden flowers;
thanks to your love a certain solid fragrance,
risen from the earth, lives darkly in my body.
I love you without knowing how, or when, or from where.
I love you straightforwardly, without complexities or pride;
so I love you because I know no other way
than this: where I does not exist, nor you,
so close that your hand on my chest is my hand,
so close that your eyes close as I fall asleep.
Pablo Neruda
Mereka setia... padahal aku manusia
Ku kunjungi taman itu lagi
kali ini pagi pagi
ufuk timur dihiasi mentari
bumi pun bernyanyi
Ayam jago terbang ke dahan
kokoknya setia
temani munculnya teman bulan
padahal aku manusia
Burung cipta lagu pagi
mereka pun setia
sambut sinar mandikan bumi
padahal aku manusia
Aku ternyata manusia celaka
liat abu suram semata
hal hal sederhana terlupa
merasa hidup, padahal alpa
Ayam jago dan burung-burung
terima kasihku bergunung gunung
Tuhan,
(entah kenapa aku ingat Engkau ... :( )
kemana anak kecil ku ?
Kenapa dewasa
menjauhkan alam dan diriMu ?
padahal aku manusia.
Ku kunjungi taman itu lagi
kali ini pagi pagi
ufuk timur dihiasi mentari
bumi pun bernyanyi
Ayam jago terbang ke dahan
kokoknya setia
temani munculnya teman bulan
padahal aku manusia
Burung cipta lagu pagi
mereka pun setia
sambut sinar mandikan bumi
padahal aku manusia
Aku ternyata manusia celaka
liat abu suram semata
hal hal sederhana terlupa
merasa hidup, padahal alpa
Ayam jago dan burung-burung
terima kasihku bergunung gunung
Tuhan,
(entah kenapa aku ingat Engkau ... :( )
kemana anak kecil ku ?
Kenapa dewasa
menjauhkan alam dan diriMu ?
padahal aku manusia.
aku ingin melukis jiwamu dengan segala kata yang ada padaku. sewaktu kau tatap debu di jalanan dan mencoba merasakan debu itu menjadi kau. di persimpangan kiri jalanan...
atau sewaktu sepatu-sepatu hitam itu menendang dirimu dan jaket hijaumu terhiaskan bercak-bercak merah. aku masih mencoba melukismu. jatuh dan marah.
semuanya ada padaku, sewaktu kita menjadi dekat hanya dengan runtuhan-runtuhan isi hati. aku dan kau hanya berdiri di masing-masing pelabuhan. menunggu kapal masing-masing datang menjemput.
dunia kita yang sama-sama abu-abu berkelip dengan warna-warna. datang dan pergi. hingga tak tersisa kata-kata dan hanya kesunyian abadi menghiasi suasana. kita tiba-tiba menemukan kedamaian di antara kematian.
atau sewaktu sepatu-sepatu hitam itu menendang dirimu dan jaket hijaumu terhiaskan bercak-bercak merah. aku masih mencoba melukismu. jatuh dan marah.
semuanya ada padaku, sewaktu kita menjadi dekat hanya dengan runtuhan-runtuhan isi hati. aku dan kau hanya berdiri di masing-masing pelabuhan. menunggu kapal masing-masing datang menjemput.
dunia kita yang sama-sama abu-abu berkelip dengan warna-warna. datang dan pergi. hingga tak tersisa kata-kata dan hanya kesunyian abadi menghiasi suasana. kita tiba-tiba menemukan kedamaian di antara kematian.
24 Oktober 2001
kami bermain-main disini
melempar kata
meracau tawa
mengaduk tangis
kami bermain-main disini
dengan kata-kata
kami, kata dan itu saja:)
melempar kata
meracau tawa
mengaduk tangis
kami bermain-main disini
dengan kata-kata
kami, kata dan itu saja:)
Langganan:
Postingan (Atom)